Senin, 25 November 2013

MODAL AUXILIARY



Modal Auxiliary verb atau modal Verb adalah kata yang ditempatkan sebelum main verb (kata kerja utama) untuk memodifikasi makna dari kata kerja utama tersebut. Kata kerja bantu ini antara lain untuk mengekspresikan willingness (kemauan) atau ability (kemampuan), necessity (kebutuhan), dan possibility (kemungkinan).

Kata kerja bantu ini antara lain: 
can, 
could,
 may,
 might, 
will, 
would, 
shall, 
should,
must,
ought to.
Fungsi dan Contoh Modal Auxiliary Verb
Adapun fungsi dan contoh kalimat modal auxiliary verb dapat dilihat pada tabel sebagai berikut.
Modal Verb
Fungsi
Contoh Kalimat Modal Auxiliary Verb
Can
Can  digunakan untuk menyatakan ability (kemampuan)
You can buy anything with your money but you can not buy love.
(Kamu dapat membeli apapun dengan uangmu tapi kamu tidak dapat membeli cinta)
Modal verb ini dapat digunakan untuk meminta izin (permission)
Can I borrow your car for one night?
(Bisakah saya meminjam mobilmu selama satu malam?)
Could
Could  digunakan untuk menyatakan ability (kemampuan) dimasa lalu (past).
You could run faster than me two years ago.
(Kamu dapat berlari lebih cepat dari saya dua tahun lalu.)
Modal verb ini dapat digunakan untuk meminta izin (permission) untuk melakukan sesuatu dimasa lalu (past) atau masa depan (future).
Could I use your computer to print and scan?
(Bolehkah saya memakai komputermu untuk print dan scan?)
May
May untuk menyatakan possibility (kemungkinan) dimasa sekarang (present) dan masa depan (future).
He may do exercise and consume healthy food everyday.
(Dia mungkin berolahraga dan mengonsumsi makanan sehat setiap hari.)
You may forget the embarassing incident tomorrow.
(Kamu mungkin melupakan insiden memalukan itu besok.)
Modal verb ini untuk meminta izin (permission) yang lebih formal daripada modal verb can.
May I go home now?
(Bolehkah saya pulang sekarang?)
Might
Sama seperti may, modal verb ini digunakan untuk menyatakan possibility (kemungkinan) dimasa sekarang (present) dan masa depan (future).
Might dapat ditambahkan
primary auxiliary verb have untuk menyatakan probability dimasa lalu (past). Modal verb ini digunakan untuk menyatakan hypothetical situation yang terbukti tidak terjadi, lain halnya dengan may yang belum terbukti.
You might forget the embarassing accident tomorrow.
The doctor might have warned you not to eat red meat.
(Dikatakan setelah diketahui fakta: The doctor has not warned–Dokter belum melarang.)
The doctor may have warned you not to eat red meat.
(Faktanya: belum diketahui)
Might merupakan bentuk past dari may dimana digunakan untuk meminta izin (permission) yang lebih formal daripada modal verb could. Dibanding may, Might lebih tentatif (tidak pasti) kejadiannya.
If I have cleaned the room, might I play with my friend?
(Jika saya sudah membersihkan ruangan, bolehkah saya main dengan teman?)



Modal Verb
Fungsi
Contoh Modal Verb dalam Kalimat
Will untuk menyatakan willingness (kemauan). Willingness dapat diungkapkan dalam conditional type 1 maupun invitation (undangan/ajakan).
I will help you if you help yourself first. (Saya akan membantumu jika kamu membantu dirimu sendiri dulu.)
I’m going to the gathering. Will you come with me? (Saya akan ke pertemuan tsb. Maukah kamu datang dengan saya?)
Modal verb ini untuk membuat keputusan secara spontan/tanpa rencana. (Simple Future Tense).
I’ll give you a glass of water. (Saya akan memberimu segelas air.)
I think I’ll change my appearance. (Saya pikir saya akan merubah penampilan.)
Will untuk membuat prediksi. Contoh lebih banyak dari modal verb ini dapat dilihat pada Simple Future Tense.
The sandstorm will come tonight. (Badai pasir akan datang nanti malam.)
Sama seperti will, modal verb ini dapat digunakan untuk menyatakan willingness (kemauan), namun lebih polite (sopan).
Would you like to see my craft? (Maukah kamu melihat kerajinan tanganku?)
Modal verb ini menyatakan sense of probability (kemungkinan).
He would be free tonight. (Dia akan kosong nanti malam.)
Would dipadukan dengan auxiliary have untuk membentuk conditional sentence type 3. Would disini untuk menyatakan tindakan yang ingin dilakukan dimasa lalu.
If you had remembered to invite me, I would have attended your party. (Jika kamu ingat mengundang saya, saya menghadiri pestamu.)
Shall
Shall  digunakan untuk menyatakan simple future seperti halnya will namun hanya digunakan pada first person (orang pertama) I dan we. Shall  jarang digunakan selain untuk polite question untuk first person.



We shall overcome it someday. (Kita akan mengatasinya suatu hari nanti.)
Shall we pay a call him?[2] (Haruskah kita menjenguknya?)
Shall I give you some advice? (Haruskah saya memberimu beberapa nasehat?)
Modal verb ini untuk menyatakan obligation (kewajiban) pada formal situation (yang dapat berupa legal document maupun pada saat meeting. Pada situasi ini, baik second maupun third person dapat digunakan dengan modal verb ini.
The Human Resource manager shall report the employee performance. (HR manager harus melaporkan performansi karyawan.)
Should
Should untuk memberi suggestion (saran) atau advice (nasehat).
You should see the doctor. (Kamu harus ke dokter.)
We should meet more often. (Kita harus bertemu lebih sering.)
Must
Must dipadukan dengan not untuk menyatakan prohibition (larangan)
You mustn’t give up. (Kamu tidak boleh menyerah.)
Modal verb ini mengekspresikan obligation (kewajiban) atau necessity (kebutuhan).
We must go to bed now. (Kita harus tidur sekarang.)
Ought to
Ought to digunakan untuk menyatakan apa yang benar atau tepat
I ought to wear high quality running shoes. (Saya harus menggunakan sepatu lari berkualitas tinggi.)
We ought to select the best candidate for the job. (Kita harus memilih kandidat terbaik untuk pekerjaan tsb.)









Kombinasi Modal Verb dengan Phrasal Modal Verb

Modal Verb merupakan kata yang muncul sebelum main verb untuk memodifikasi makna dari main verb tersebut. Modal verb dapat digolongkan menjadi single atau one-word modal (hanya terdiri dari satu kata) dan phrasal modal verb (umumnya dimulai dengan to be atau have dengan/tanpa diakhiri dengan preposition to). 

Contoh One Word Modal Verb:

will, would, may, might, should, can, could, must

Contoh Phrasal Modal Verb:

be supposed to, be to, be able to, be going to, have to, ought to, would like to

Kombinasi One-Word dengan Phrasal Modal Verb

One-word modal verb dapat dikombinasikan dengan phrasal modal verb seperti sebagai berikut.
modal verb + phrasal modal verb

Contoh:

You will have to do over your task. (Kamu harus mengerjakan kembali tugasmu.)
antara phrasal modal pun dapat dikombinasikan:
phrasal modal verb + phrasal modal verb

Contoh:

She is going to have to make a choice. (Dia akan harus membuat sebuah keputusan.)



namun tidak ada
modal verb + modal verb

Contoh:

You can must work harder.

juga tidak ada
phrasal modal verb + modal verb

Contoh:

You are able to must work harder.

Refferences
Di akses pada 18 Nov 2013

“Cara Cerdas Menguasai Tenses”  oleh Dony S-wardhana & FX.P Widiastuti hal.6